Dari Nggak Bisa Bahasa Jepang Sampai Siap Interview, Begini Prosesnya

Dari Nggak Bisa Bahasa Jepang Sampai Siap Interview, Begini Prosesnya
LPK Zenith
Blog & Artikel

Hari pertama mengikuti pelatihan bisa terasa membingungkan bagi peserta yang belum pernah belajar Bahasa Jepang. Hurufnya terlihat asing, pengucapannya belum terbiasa, dan salam sederhana pun masih harus dibaca perlahan.

日本語を一度も学んだことがない参加者にとって、研修初日は戸惑うことが多いでしょう。文字は見慣れず、発音にも慣れておらず、簡単なあいさつもゆっくり読まなければなりません。

Di tahap tersebut, membayangkan berbicara di depan perusahaan Jepang mungkin terasa terlalu jauh. Peserta masih sibuk membedakan hiragana dan katakana, sementara interview membutuhkan kemampuan memperkenalkan diri, memahami pertanyaan, serta menjelaskan motivasi.

その段階では、日本企業の前で話すことは、まだ遠い目標に感じるかもしれません。ひらがなとカタカナを覚えている一方、面接では自己紹介、質問の理解、志望動機の説明が必要になるからです。

Namun, belajar Jepang dari nol memang dilakukan secara bertahap. Peserta tidak langsung diminta menjawab pertanyaan interview panjang pada minggu pertama. Kemampuan dibangun melalui dasar bahasa, kosakata kerja, listening, kaiwa, budaya kerja, latihan, dan evaluasi.

しかし、日本語をゼロから学ぶ場合は、段階的に進めます。最初の週から長い面接回答を求められるわけではありません。基礎日本語、仕事の語彙、聴解、会話、職場文化、練習、評価を通じて能力を身につけます。

Artikel ini menggunakan gambaran perjalanan peserta secara umum, bukan cerita satu alumni tertentu. Perkembangan setiap siswa LPK dapat berbeda berdasarkan kemampuan awal, kehadiran, kebiasaan belajar, bidang yang dipilih, dan hasil evaluasi.

この記事は、特定の修了生の体験談ではなく、一般的な研修の流れを紹介しています。参加者の成長は、開始時の能力、出席、学習習慣、希望職種、評価結果によって異なります。

Berikut proses yang biasanya perlu dilalui dari belum bisa Bahasa Jepang sampai mulai siap interview Jepang.

ここでは、日本語ができない状態から、日本企業の面接準備へ進むまでの一般的な流れを説明します。

1. Memulai dari Dasar Bahasa Jepang

Tahap pertama bukan menghafalkan jawaban interview. Peserta perlu mengenal sistem Bahasa Jepang terlebih dahulu.

最初の段階では、面接回答を暗記するのではなく、日本語の基本的な仕組みを学びます。

Materi dapat dimulai dari hiragana, katakana, angka, waktu, hari, salam, perkenalan sederhana, serta kosakata yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

ひらがな、カタカナ、数字、時間、曜日、あいさつ、簡単な自己紹介、日常生活で使う語彙などから始めます。

Peserta juga mulai mempelajari susunan kalimat dasar. Mereka berlatih menyampaikan nama, usia, asal, keluarga, kegiatan, kesukaan, dan informasi sederhana tentang diri sendiri.

基本的な文型も学びます。名前、年齢、出身地、家族、活動、好きなこと、自分に関する簡単な情報を伝える練習を行います。

Pada awalnya, membaca satu kalimat mungkin membutuhkan waktu cukup lama. Kesalahan pengucapan dan urutan kata juga masih sering terjadi.

最初は、一つの文章を読むだけでも時間がかかる場合があります。発音や語順を間違えることも少なくありません。

Hal tersebut merupakan bagian normal dari proses kursus Bahasa Jepang. Peserta tidak perlu malu ketika masih harus melihat catatan atau mengulang kata beberapa kali.

それは日本語学習の自然な過程です。メモを見たり、同じ言葉を何度も繰り返したりしても、恥ずかしがる必要はありません。

Yang penting adalah membangun kebiasaan belajar. Kemampuan dasar akan sulit berkembang jika peserta hanya belajar ketika berada di kelas tanpa melakukan pengulangan secara mandiri.

大切なのは、学習習慣を作ることです。授業中だけ勉強し、自分で復習しなければ、基礎能力を伸ばすことは難しくなります。

2. Menambah Kosakata yang Berkaitan dengan Pekerjaan

Setelah memiliki fondasi bahasa, peserta mulai mengenal kosakata yang lebih dekat dengan lingkungan kerja.

日本語の基礎を身につけた後、参加者は職場で使われる語彙を学び始めます。

Kosakata kerja berbeda berdasarkan bidang. Peserta manufaktur dapat mempelajari istilah yang berkaitan dengan mesin, produksi, kualitas, perakitan, pengemasan, dan keselamatan.

仕事の語彙は職種によって異なります。製造業では、機械、生産、品質、組立、梱包、安全に関する言葉を学びます。

Peserta perhotelan membutuhkan kosakata untuk pelayanan tamu, housekeeping, fasilitas, kebersihan, dan komunikasi antartim.

宿泊業では、接客、客室清掃、施設、衛生、チーム内のコミュニケーションに関する語彙が必要です。

Dalam Kaigo, peserta perlu mengenal kata-kata yang berhubungan dengan kondisi lansia, aktivitas harian, bantuan, keselamatan, dan perawatan.

介護では、高齢者の状態、日常生活、支援、安全、介護に関する言葉を学ぶ必要があります。

Konstruksi dan pertanian juga memiliki istilah mengenai alat, bahan, lokasi, proses, jadwal, cuaca, serta instruksi keselamatan.

建設業や農業でも、道具、材料、場所、作業工程、予定、天候、安全指示に関する言葉を学びます。

Kosakata tersebut tidak cukup hanya dihafalkan melalui daftar. Peserta perlu memahami bagaimana kata digunakan dalam kalimat dan situasi kerja.

これらの語彙は、一覧を暗記するだけでは十分ではありません。文章や仕事の場面でどのように使うのかを理解する必要があります。

Kemampuan ini nantinya membantu peserta ketika perusahaan bertanya tentang bidang yang dipilih. Peserta dapat menjelaskan bahwa dirinya sudah mengenal gambaran pekerjaan, bukan hanya tertarik karena ingin berangkat.

この能力は、企業から希望職種について質問されたときにも役立ちます。日本へ行きたいという理由だけでなく、仕事内容を理解していることを説明できます。

3. Melatih Listening agar Tidak Hanya Bisa Membaca

Sebagian peserta cukup cepat mengingat tulisan, tetapi kesulitan ketika mendengar orang berbicara. Kalimat yang terlihat mudah di buku dapat terdengar berbeda saat diucapkan dengan kecepatan normal.

文字を覚えることは早くても、会話を聞くと理解できない参加者もいます。教科書では簡単に見える文章でも、自然な速度で話されると違って聞こえることがあります。

Karena itu, listening menjadi bagian penting dalam persiapan kerja Jepang. Peserta harus membiasakan telinga mendengar kosakata, pertanyaan, instruksi, dan percakapan.

そのため、聴解練習は日本就労準備の重要な部分です。語彙、質問、指示、会話を聞くことに慣れる必要があります。

Latihan dapat dimulai dari audio pendek dengan kecepatan lambat. Peserta mendengarkan salam, angka, waktu, lokasi, kegiatan, dan pertanyaan sederhana.

最初は、ゆっくりした短い音声から練習できます。あいさつ、数字、時間、場所、活動、簡単な質問などを聞きます。

Setelah kemampuan meningkat, latihan dapat berkembang menuju percakapan kerja, instruksi, simulasi ujian, dan pertanyaan interview.

能力が上がった後は、職場での会話、指示、模擬試験、面接質問などへ進みます。

Peserta juga perlu belajar menangkap inti pembicaraan. Tidak semua kata harus langsung dipahami untuk mengetahui maksud utama sebuah pertanyaan.

質問の意味を理解するために、すべての言葉を完全に理解する必要はありません。会話の重要な部分を聞き取る練習も必要です。

Ketika belum memahami, peserta dilatih menggunakan kalimat sopan untuk meminta pengulangan atau penjelasan. Kemampuan ini lebih aman daripada berpura-pura mengerti.

理解できない場合は、丁寧に繰り返しや説明を求める表現を練習します。分かったふりをするよりも安全で大切な能力です。

Dalam interview, pewawancara dapat menggunakan susunan pertanyaan yang berbeda dari latihan. Listening yang cukup membantu peserta memahami maksud, bukan hanya mengenali satu kalimat hafalan.

面接では、練習とは異なる表現で質問される場合があります。聴解力があれば、暗記した一つの文章だけではなく、質問の意味を理解できます。

4. Membiasakan Kaiwa atau Percakapan

Setelah memahami beberapa kosakata dan pola kalimat, peserta perlu mulai menggunakannya dalam kaiwa atau latihan percakapan.

語彙や文型を学んだ後は、それらを会話練習で使う必要があります。

Pada awal latihan, jawaban peserta mungkin masih pendek. Mereka dapat berlatih memberi salam, memperkenalkan diri, bertanya, meminta izin, mengonfirmasi informasi, dan menyampaikan terima kasih.

最初の会話練習では、短い回答から始めます。あいさつ、自己紹介、質問、許可の依頼、情報の確認、感謝を伝える練習を行います。

Setelah itu, latihan berkembang menuju situasi yang lebih spesifik. Peserta dapat berlatih menerima instruksi, melaporkan pekerjaan, mengakui kesalahan, meminta bantuan, dan menjelaskan keadaan.

その後、より具体的な場面へ進みます。指示を受ける、作業を報告する、ミスを認める、助けを求める、状況を説明する練習を行います。

Kaiwa penting karena seseorang dapat memahami tata bahasa tetapi tetap kesulitan menyusun jawaban secara langsung.

文法を理解していても、その場ですぐに回答を作ることが難しい場合があるため、会話練習は重要です。

Rasa takut salah sering menjadi hambatan. Peserta mungkin mengetahui jawabannya, tetapi memilih diam karena khawatir pengucapannya tidak sempurna.

間違えることへの不安が、会話の妨げになることがあります。答えを知っていても、発音に自信がなく、話さない参加者もいます。

Dalam latihan, kesalahan perlu dikoreksi, bukan ditertawakan. Tujuannya adalah membuat peserta mengetahui bagian yang harus diperbaiki sebelum menghadapi situasi sebenarnya.

練習中の間違いは、笑うのではなく、正しく修正する必要があります。実際の場面へ進む前に、改善すべき部分を知ることが目的です。

Semakin sering peserta menggunakan Bahasa Jepang, semakin terbiasa dirinya menyusun jawaban tanpa membaca teks secara penuh.

日本語を使う回数が増えるほど、文章をすべて読まなくても回答を作れるようになります。

5. Memahami Budaya dan Etika Kerja Jepang

Kemampuan Bahasa Jepang saja belum cukup untuk menghadapi interview perusahaan. Peserta juga perlu memahami sikap yang diharapkan dalam lingkungan profesional.

日本企業の面接では、日本語能力だけでは十分ではありません。職場で求められる態度も理解する必要があります。

Materi budaya kerja dapat mencakup ketepatan waktu, kedisiplinan, kebersihan, keselamatan, pelaporan, komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab.

職場文化の研修には、時間厳守、規律、清潔さ、安全、報告、コミュニケーション、チームワーク、責任などが含まれます。

Peserta belajar bahwa mengatakan “siap bekerja keras” dalam interview perlu didukung oleh kebiasaan selama pelatihan.

面接で「一生懸命働きます」と答える場合、その言葉は研修中の習慣によって示す必要があります。

Jika selama kelas peserta sering terlambat, mengabaikan tugas, atau tidak menerima koreksi, jawaban mengenai kedisiplinan akan terasa tidak sesuai dengan perilakunya.

授業への遅刻が多い、課題を行わない、指摘を受け入れない場合、規律に関する回答と実際の行動が一致しません。

Budaya kerja juga mengajarkan pentingnya melaporkan masalah. Peserta tidak seharusnya menyembunyikan kesalahan hanya karena takut dimarahi.

日本の職場文化では、問題を報告することも重要です。注意されることを恐れて、ミスを隠してはいけません。

Dalam interview, pemahaman seperti ini membantu peserta memberikan jawaban yang lebih realistis. Mereka dapat menjelaskan tindakan yang akan dilakukan ketika belum memahami instruksi atau melakukan kesalahan.

この理解があれば、面接でより現実的な回答ができます。指示が分からない場合や、ミスをした場合に、どのように対応するか説明できます。

6. Menyusun Jawaban Interview dari Pengalaman Sendiri

Ketika kemampuan dasar sudah berkembang, peserta mulai mempersiapkan pertanyaan interview Jepang.

基礎能力が身についた後、日本企業の面接質問に備えます。

Pertanyaan dapat membahas perkenalan diri, alasan ingin bekerja di Jepang, alasan memilih bidang, pengalaman, keluarga, kelebihan, kekurangan, target, serta kesiapan hidup jauh dari rumah.

質問には、自己紹介、日本で働きたい理由、職種を選んだ理由、経験、家族、長所、短所、目標、家族と離れて生活する準備などが含まれる場合があります。

Pada tahap ini, peserta tidak sebaiknya langsung menerima satu teks lalu menghafalkannya. Jawaban perlu disusun berdasarkan kondisi, pengalaman, dan motivasi masing-masing.

この段階では、一つの文章をそのまま受け取り、暗記するだけでは不十分です。自分の状況、経験、志望動機に基づいて回答を作る必要があります。

Peserta yang belum memiliki pengalaman kerja tidak perlu mengarang cerita. Mereka dapat menjelaskan pengalaman sekolah, membantu keluarga, mengikuti organisasi, melakukan praktik, atau membangun kebiasaan selama pelatihan.

職務経験がない参加者も、作り話をする必要はありません。学校での経験、家族の手伝い、組織活動、実習、研修中に身につけた習慣などを説明できます。

Bahasa yang digunakan juga perlu disesuaikan dengan kemampuan peserta. Jawaban sederhana yang dipahami lebih baik daripada kalimat sulit yang tidak dapat dijelaskan kembali.

使う日本語も、参加者の能力に合わせる必要があります。理解していない難しい文章より、簡単でも自分で理解している回答のほうが良いでしょう。

Sensei dapat membantu memperbaiki struktur, kosakata, pengucapan, dan kesopanan bahasa. Namun, isi utama tetap harus mewakili peserta.

先生は、文章構成、語彙、発音、丁寧な表現を修正できます。ただし、回答内容は参加者本人を表すものでなければなりません。

7. Mengikuti Simulasi Interview

Setelah jawaban disusun, peserta mulai mengikuti simulasi interview. Latihan ini dibuat agar peserta terbiasa menghadapi suasana yang lebih formal.

回答を準備した後、模擬面接を行います。より正式な雰囲気に慣れることが目的です。

Peserta berlatih memasuki ruangan, memberi salam, memperkenalkan diri, mendengarkan pertanyaan, menjawab, serta menutup interview dengan sopan.

入室、あいさつ、自己紹介、質問を聞く、回答する、丁寧に面接を終える方法を練習します。

Simulasi tidak hanya menilai isi jawaban. Sensei juga dapat memperhatikan suara, kecepatan bicara, ekspresi, posisi duduk, kontak perhatian, grooming, dan sikap.

模擬面接では、回答内容だけでなく、声、話す速度、表情、姿勢、相手を見る態度、身だしなみ、行動も確認します。

Pertanyaan sebaiknya dibuat bervariasi. Jika peserta hanya selalu menerima pertanyaan dalam urutan yang sama, dirinya dapat kebingungan ketika perusahaan mengubah susunan pertanyaan.

質問は、さまざまな順番や表現で練習する必要があります。毎回同じ順番だけで練習すると、企業が質問の順番を変えたときに対応できない可能性があります。

Peserta juga perlu berlatih menghadapi pertanyaan lanjutan. Misalnya, ketika mengatakan dirinya disiplin, pewawancara dapat meminta contoh kebiasaan yang menunjukkan kedisiplinan tersebut.

追加質問への対応も練習します。例えば、自分は規律を守れると答えた場合、それを示す具体的な習慣を聞かれることがあります。

Tujuan simulasi bukan membuat peserta terdengar seperti orang lain. Tujuannya adalah membantu peserta menyampaikan dirinya sendiri dengan lebih teratur dan percaya diri.

模擬面接の目的は、他の人のように話させることではありません。自分自身について、より整理して自信を持って伝えられるようにすることです。

8. Melakukan Evaluasi dan Memperbaiki Kelemahan

Setelah simulasi, peserta perlu menerima evaluasi. Bagian ini sangat penting karena latihan tanpa koreksi dapat membuat kesalahan terus berulang.

模擬面接の後は、評価を受ける必要があります。修正のない練習では、同じ間違いを繰り返す可能性があるためです。

Evaluasi dapat menunjukkan bahwa peserta sudah memahami pertanyaan, tetapi masih menjawab terlalu cepat. Peserta lain mungkin memiliki pengucapan cukup baik, tetapi isi jawabannya belum jelas.

質問を理解できていても、回答が速すぎる場合があります。発音は良くても、回答内容が分かりにくい参加者もいます。

Ada juga peserta yang terlalu bergantung pada hafalan. Ketika lupa satu kata, seluruh jawaban langsung berhenti.

暗記に頼りすぎている場合、一つの言葉を忘れただけで、回答全体が止まってしまうこともあります。

Hasil evaluasi digunakan untuk menentukan latihan berikutnya. Peserta dapat menambah listening, memperbaiki kaiwa, menyederhanakan jawaban, atau mempelajari bidang lebih dalam.

評価結果を基に、次の練習を決めます。聴解を増やす、会話を改善する、回答を簡単にする、職種について詳しく学ぶなどの対応ができます。

Perkembangan juga perlu dilihat secara berkala. Bisa saja peserta terlihat lancar saat latihan bersama teman, tetapi masih sangat gugup ketika menghadapi suasana formal.

定期的に成長を確認する必要があります。友達との練習では話せても、正式な雰囲気では強く緊張する場合があります。

Karena itu, simulasi dan evaluasi biasanya perlu dilakukan lebih dari satu kali.

そのため、模擬面接と評価は、一度だけでなく複数回行うことが大切です。

Dari Nol Menjadi Lebih Siap, Bukan Otomatis Lolos

Mampu menyelesaikan simulasi interview merupakan perkembangan penting. Peserta yang awalnya belum mengenal huruf kini mungkin sudah mampu memperkenalkan diri dan menjelaskan motivasinya.

模擬面接を最後まで行えるようになることは、大きな成長です。最初は文字も分からなかった参加者が、自己紹介や志望動機を説明できるようになる場合があります。

Namun, siap mengikuti interview tidak sama dengan pasti diterima perusahaan.

ただし、面接を受ける準備ができたことと、企業に必ず採用されることは同じではありません。

Keputusan akhir tetap berada pada perusahaan Jepang. Perusahaan dapat mempertimbangkan kemampuan bahasa, sikap, bidang, kebutuhan posisi, kesiapan kerja, kesehatan, pengalaman, dan hasil penilaian lainnya.

最終的な採用判断は日本企業が行います。日本語能力、態度、職種、求人の必要性、仕事への準備、健康、経験、その他の評価が考慮されます。

Simulasi interview membantu mengurangi kesalahan yang dapat dicegah. Latihan membuat peserta lebih memahami pertanyaan, menyusun jawaban, menjaga sikap, dan mengelola rasa gugup.

模擬面接は、防ぐことのできるミスを減らすために役立ちます。質問を理解し、回答を整理し、態度を整え、緊張を管理する練習になります。

Jika belum diterima pada kesempatan pertama, peserta perlu melakukan evaluasi. Hasil tersebut bukan alasan untuk mengarang jawaban baru, tetapi kesempatan untuk memperbaiki kemampuan secara lebih tepat.

最初の面接で採用されなかった場合は、評価を行う必要があります。新しい作り話を考えるのではなく、能力を適切に改善する機会として考えましょう。

Pelatihan dari Dasar Bersama LPK Zenith

LPK Zenith merupakan lembaga pelatihan dan persiapan kerja ke Jepang yang berlokasi di Jalan Ki Hajar Dewantara, Jasri, Kabupaten Karangasem, Bali.

LPK Zenithは、バリ島カランガセム県ジャスリのキ・ハジャル・デワンタラ通りにある、日本就労に向けた研修・準備機関です。

Pelatihan LPK Zenith dirancang bukan hanya sebagai kursus Bahasa Jepang. Peserta dipersiapkan melalui bahasa, skill sesuai bidang, budaya dan etika kerja, kedisiplinan, ujian Bahasa Jepang, ujian skill SSW, simulasi interview, dokumen, dan persiapan keberangkatan.

LPK Zenithの研修は、日本語講座だけではありません。日本語、職種別技能、職場文化と倫理、規律、日本語試験、特定技能試験、模擬面接、書類、出発準備について学びます。

Program intensif secara umum berlangsung sekitar 6–7 bulan. Durasi dapat berbeda berdasarkan kemampuan awal, perkembangan peserta, bidang yang dipilih, jadwal ujian, dan ketentuan terbaru.

集中研修は一般的に約6~7か月間行われます。開始時の能力、参加者の進み方、希望職種、試験日程、最新の条件によって期間は異なる場合があります。

Peserta yang belajar Jepang dari nol dapat memulai dari huruf dan komunikasi dasar. Materi kemudian berkembang menuju kosakata kerja, listening, kaiwa, pemahaman instruksi, serta persiapan ujian dan interview.

ゼロから日本語を学ぶ参加者は、文字と基本的なコミュニケーションから始めます。その後、仕事の語彙、聴解、会話、指示の理解、試験・面接対策へ進みます。

Bidang utama yang dipersiapkan mencakup Manufaktur, Konstruksi, Perhotelan, Kaigo atau Perawatan Lansia, dan Pertanian.

主な研修分野には、製造業、建設業、宿泊業、介護、農業があります。

Materi bahasa dan simulasi interview perlu menyesuaikan bidang. Peserta hotel membutuhkan latihan pelayanan dan grooming. Peserta manufaktur perlu memahami kualitas, prosedur, dan keselamatan.

日本語研修や模擬面接は、希望職種に合わせて行う必要があります。宿泊業では接客や身だしなみ、製造業では品質、手順、安全について理解します。

Peserta Kaigo perlu melatih komunikasi, kepedulian, dan pemahaman terhadap pendampingan lansia. Peserta konstruksi dan pertanian juga perlu memahami kondisi lapangan, alat, prosedur, serta tanggung jawab kerja.

介護では、コミュニケーション、思いやり、高齢者支援への理解が必要です。建設業や農業では、現場環境、道具、手順、仕事の責任を理解します。

Selama pelatihan, peserta mengikuti evaluasi agar perkembangan bahasa, skill, kedisiplinan, dan kesiapan interview dapat dipantau.

研修中は、日本語、技能、規律、面接への準備状況を確認するために評価を受けます。

Peserta yang masih lemah dalam listening dapat memperoleh arahan untuk menambah latihan audio. Peserta yang belum percaya diri berbicara perlu memperbanyak kaiwa dan simulasi.

聴解が弱い参加者は、音声練習を増やす必要があります。話す自信がない場合は、会話と模擬面接を増やします。

LPK Zenith membantu peserta mempersiapkan diri secara lebih terarah, tetapi tidak menentukan hasil interview perusahaan. Peserta tetap harus menunjukkan kemampuan, kejujuran, sikap, pemahaman bidang, dan kesiapan kerja.

LPK Zenithは、参加者が計画的に準備できるよう支援しますが、企業面接の結果を決めることはできません。参加者自身が能力、正直さ、態度、職種への理解、仕事への準備を示す必要があります。

Proses dari tidak bisa Bahasa Jepang sampai mulai siap interview membutuhkan latihan yang konsisten. Tidak ada satu teks hafalan yang dapat menggantikan seluruh proses tersebut.

日本語ができない状態から面接準備まで進むには、継続した練習が必要です。一つの暗記文だけで、すべての過程を置き換えることはできません。

Perkembangan dimulai dari satu huruf, satu kosakata, satu percakapan, lalu satu simulasi yang terus diperbaiki.

成長は、一つの文字、一つの語彙、一つの会話、そして何度も改善する模擬面接から始まります。

Pelajari program dan tahapan pelatihan melalui lpkzenithjepang.com

研修プログラムと準備の流れについては、lpkzenithjepang.comをご覧ください。

Durasi pelatihan, target Bahasa Jepang, materi bidang, jenis ujian, bentuk interview, dan proses seleksi dapat berbeda berdasarkan program, kemampuan peserta, perusahaan penerima, serta ketentuan terbaru. Mengikuti pelatihan dan simulasi interview tidak menjamin peserta langsung lulus ujian, diterima perusahaan, atau berangkat ke Jepang.

研修期間、日本語目標、職種別の内容、試験の種類、面接方法、選考の流れは、プログラム、参加者の能力、受入企業、最新の条件によって異なる場合があります。研修や模擬面接への参加は、試験合格、企業採用、日本への出発を保証するものではありません。

Jika Anda memiliki pertanyaan, tim kami akan dengan senang hati membantu Anda.
ご不明な点がございましたら、お気軽にスタッフまでご相談ください。